Ditulis oleh | Mas Poer

Diperbarui |

Gaji Kurir J&T Express

Berapa besarnya gaji kurir J&T? Untuk kamu yang ingin tahu atau berminat untuk menjadi kurir J&T, informasi yang akan kami berikan dalam artikel ini semoga saja bisa membantu.

Sekarang ini, lowongan untuk menjadi kurir termasuk yang paling sering dicari oleh perusahaan ekspedisi. Salah satunya adalah J&T Express.

Hal ini karena semakin ramainya orang belanja online yang mengakibatkan jumlah pengiriman paket meningkat tajam.

Dengan nama besarnya, tentu J&T ingin memberikan layanan yang maksimal kepada semua pelanggannya dengan selalu mengirimkan paket tepat waktu.

Untuk mewujudkan itu, tentu peran kurir sangat dibutuhkan. Sehingga beberapa perusahaan ekspedisi memberikan gaji dan komisi yang menarik kepada setiap kurir agar kerjanya maksimal.

Lalu bagaimana dengan J&T? Apakah gaji dan komisi yang didapat layak? Berikut ini ulasan dari Windorid.ID

Gaji Kurir J&T

gaji kurir j&T

Gaji kurir J&T dibagi menjadi beberapa kategori dengan besaran yang berbeda-beda. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Gaji Pokok

Gaji pokok adalah gaji tetap yang diterima kurir J&T setiap bulannya. Besarnya gaji pokok mengikuti UMK kota masing-masing.

Gaji pokok dihitung berdasarkan jumlah absensi selama satu bulan. Di mana potongan setiap kali absen sebesar Rp. 80.000.

Jadi apabila dalam satu bulan (30 hari) kurir izin atau absen dua hari, maka besaran gaji pokok yang diterima adalah UMK-Rp.160.000 (80.000×2).

2. Uang Insentif

Uang insentif merupakan uang tambahan yang diberikan kepada kurir jika mencapai target.

Uang insentif di J&T dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Insentif kirim paket.
  • Insentif pick up paket.

***

Insentif kirim paket artinya kurir akan mendapatkan komisi jika berhasil mencapai target dalam mengirimkan paket setiap harinya.

Untuk kurir J&T, besarnya insentif per paket akan kami jelaskan berikut ini.

  • Insentif sebesar Rp. 1.200 per paket jika rate delivery mencapai di atas 98%.
  • Insentif sebesar Rp. 900 per paket jika rate delivery antara 95-98%.
  • Insentif sebesar Rp. 500 per paket jika rate delivery di bawah 95%.

Bagaimana menghitung rate delivery?

Rate delivery dihitung berdasarkan akumulasi pengiriman paket selama satu bulan untuk semua kurir.

Misalnya, kurir A dan B setiap harinya membawa 100 paket. Untuk mencapai insentif sebesar Rp. 1.200 maka harus berhasil mengirimkan di atas 98% dari paket tersebut.

Setelah itu, rate delivery harian akan diakumulasi selama satu bulan. Jika angkanya mencapai di atas 98%, maka masing-masing kurir akan mendapatkan Rp.1.200 per paket.

Ingat ya, akumulasinya dari semua kurir.

Jika dalam satu bulan berhasil mengirimkan 2000 paket, maka total insentifnya sebesar Rp.1.200 x 2.000= Rp. 2.400.000.

Lalu bagaimana dengan insentif pick up?

Insentif pick up adalah komisi yang diterima kurir jika berhasil mengambil paket dari pengirim.

Pick up sendiri akan dibagi lagi menjadi pick up pesanan dari marketplace (Shopee, Bukalapak, Lazada, Tokopedia) dan pick up reguler.

Untuk pick up pesanan dari marketplace, besarnya komisi yang diterima adalah 3% dari total ongkos kirim.

Misalnya dalam satu bulan, kurir berhasil mengambil paket pesanan dari marketplace dengan total ongkos kirim paket mencapai 1 juta.

Maka insentif yang akan diterima adalah Rp.30.000 (1 juta x 3%).

3. Uang Bensin

Di J&T, kurir juga akan mendapatkan uang bensin sebesar Rp.200.000 per bulan. Angka ini mungkin akan berbeda-beda di tiap kota tergantung kebijakan J&T-nya.

Baca Juga: Lama Pengiriman J&T

Potongan Gaji

Selain gaji poko J&T, setiap kurir juga akan mendapatkan potongan gaji atau agent fee.

Potongan gaji dihitung dari besarnya komisi atau insentif yang diterima kurir selama satu bulan.

Perhitungannya sebagai berikut..

  • Jika dalam satu bulan total insentif yang diterima kurir mencapai di atas Rp.4.000.000, maka besarnya potongan adalah 25%.
  • Jika dalam satu bulan total insentif yang diterima kurir di bawah Rp.4.000.000, maka besarnya potongan adalah 15%.

Total Gaji Kurir J&T

Setelah melihat informasi di atas, sekarang mari kita hitung berapa gaji bersih yang akan diterima kurir J&T per bulannya.

Di tabel ini saya ambil contoh untuk gaji pokok kota Yogyakarta dengan rata-rata kurir berhasil mengirimkan 3000 paket dengan rate delivery di atas 98%.

Dan berhasil pick up dengan total ongkos kirim Rp 2.000.000;

Jenis GajiPendapatanPotongan
UMKRp. 2.069.530
Insentif kirim 3000 paketRp. 3.600.00
Insentif pick upRp. 2.000.000
Uang bensinRp. 200.000
Total InsentifRp. 5.600.000
Rp. 5.600.000 x 25%Rp. 1.400.000
Gaji BersihRp. 7.869.530 – Rp.1.400.000 = Rp. 6.469.530

Penutup

Besarnya gaji kurir J&T yang barusan saya bahas mungkin akan berbeda di kota kamu. Itu karena kebijakan setiap kantor cabang memiliki aturan yang berbeda-beda.

*** ***

Ingin melacak pesanan kamu yang dikirimkan J&T? Gunakan layanan cek resi J&T dari Windroid.

Share ke temen-temen kamu:

Tinggalkan komentar